Menuju 1.3.15: Remote API

Versi 1.3.15 yang akan dirilis beberapa minggu lagi menghadirkan beberapa fitur baru. Tiap posting dari seri “Menuju 1.3.15″ akan membahas satu dari fitur-fitur ini. Pada posting kali ini: Remote API.

Spanel 1.3.15 adalah versi pertama Spanel yang memiliki fitur remote API lengkap, mengizinkan seluruh fungsionalitas Spanel yang terkandung di dalam API untuk diakses secara remote lewat HTTPS (port 950, atau port 443 lewat https://NAMAHOSTSPANEL/api.cgi). Klien PHP dan Perl tersedia. Untuk klien Perl, ada di modul Spanel::APIClient::Unix dan Spanel::APIClient::HTTP. Untuk klien PHP, tersedia di spanel_api_client.inc.php (fungsi spanel_call_api_unix() dan spanel_call_api_http()). Jika Anda ingin menulis klien dalam bahasa lain, bisa melihat contoh dari Perl dan PHP. API Spanel menggunakan HTTP REST biasa + JSON dan amat mudah dipakai, kode untuk klien PHP hanya sekitar 75 baris.

Spanel sendiri menyediakan klien command line yaitu perintah “spanel api”.

Untuk daftar API lengkap, dapat dilihat dengan perintah “spanel api -l”, “spanel api NAMAMODUL -l”, dan “spanel api NAMAMODUL NAMAFUNGSI –help”. Atau bisa juga di http://api.spanel.info/ .

Sebelumnya terdapat dua akses API remote juga yang tidak lengkap. Pertama, via HTTP, terdapat api0.cgi yang dibuat tahun 2008 untuk mengkoneksikan Spanel dengan WHMCS. api0.cgi ini hanya berisi fungsi-fungsi untuk membuat akun, suspensi/unsuspensi, menghapus akun, dan beberapa fungsi lainnya. Satu lagi, via HTTPS port 1010 dan ditempelkan di spanel-jobd, hanya berisi fungsi untuk sinkronisasi zona DNS. Dibuat tahun 2009 bersamaan dengan migrasi sistem DNS dari Bind ke PowerDNS.

Bersamaan dengan dirilisnya API remote baru, kedua API remote lama dengan ini ditiadakan.

Berbagai kemungkinan kini terbuka untuk mengintegrasikan Spanel dengan sistem lain serta mengendalikan Spanel dari jarak jauh. Stay tuned!

Categories: Pengembangan

Comments (1)

Leave a Reply